Kamis, 21 Mei 2026

​Saksi Bisu Lintas Generasi Tumbang: Riwayat Pohon Ambit Ratusan Tahun di Situ Cimanangga Cilaja​

​CILAJA — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti kawasan wisata alam Situ Cimanangga, Desa Cilaja. Sebuah pohon pusaka dan legendaris, yakni Pohon Ambit yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun, dilaporkan tumbang hingga tercerabut sampai ke akar-akarnya. Peristiwa mengejutkan ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi sepanjang malam (19/5).

​Bagi masyarakat setempat, Pohon Ambit ini bukan sekadar tanaman peneduh biasa. Ia merupakan "Saksi Bisu" sejarah yang kokoh berdiri melindungi mata air situ dari zaman ke zaman, melintasi berbagai generasi di Desa Cilaja. Faktor usia yang sudah sangat tua berpadu dengan hempasan cuaca ekstrem disinyalir menjadi penyebab utama tumbangnya sang raksasa hijau ini.

​

Aksi Cepat Tanggap: Gotong Royong Warga Cilaja

​Mendengar kabar tumbangnya ikon desa tersebut, sejak pagi buta warga Desa Cilaja langsung berbondong-bondong memadati area Situ Cimanangga. Tanpa menunggu komando formal, suasana di lokasi segera berubah menjadi medan gotong royong yang sarat akan nilai kekeluargaan. Warga datang membawa peralatan lengkap, mulai dari parang, arit, hingga beberapa unit gergaji mesin (chainsaw) untuk mempercepat proses evakuasi.

​Batang pohon yang berdiameter raksasa dan sangat keras itu dipotong secara bertahap menjadi gelondongan-gelondongan kecil agar akses jalan di sekitar kawasan situ bisa segera pulih. Sementara itu, dahan dan ranting yang lebat disisir rapi agar tidak menyumbat aliran air atau mengotori keindahan panorama Situ Cimanangga yang menjadi kebanggaan desa.

​Beberapa tahapan pembersihan yang dilakukan warga di lapangan antara lain:

  • ​Penyisiran Akses: Warga bergerak cepat membersihkan ranting lebat yang menutup jalur utama perlintasan di sekitar tempat kejadian.
  • ​Pembelahan Batang Utama: Menggunakan gergaji mesin (chainsaw) berdaya tinggi untuk memotong kayu purba menjadi bagian-bagian kecil agar mudah dipindahkan.
  • ​Sterilisasi Aliran Air: Fokus utama diarahkan agar serpihan puing kayu tidak mengotori ekosistem air jernih di Situ Cimanangga.

​POHON RATUSAN TAHUN DICILAJA KLIK UNTUK PUTAR VIDEO

Kehilangan Mendalam dan Imbauan Kewaspadaan

​Meskipun proses pembersihan puing berjalan lancar dan kondusif, raut wajah kehilangan tidak bisa disembunyikan dari para sesepuh dan warga lokal. Banyak memori masa kecil, cerita tutur rakyat, dan nilai nostalgia yang melekat erat pada keberadaan pohon ratusan tahun tersebut. Kini, area Situ Cimanangga tampak sedikit berbeda tanpa kehadiran tajuk hijaunya yang rindang.

​Pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat turut mengimbau kepada seluruh warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah. Mengingat cuaca ekstrem, angin kencang, dan hujan deras masih berpotensi terjadi belakangan ini, keselamatan diri dan keluarga harus tetap menjadi prioritas utama.

​Kebersamaan yang ditunjukkan warga dalam evakuasi hari ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong di Desa Cilaja masih sangat kental dan terjaga dengan baik.

Rabu, 20 Mei 2026

Bangga! Sapi "Diego" Asal Cilaja Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo

Warga Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, patut berbangga! Salah satu hewan ternak terbaik dari desa kita tercinta berhasil menarik perhatian orang nomor satu di Indonesia.
​
Seekor sapi jenis Limosin berbobot raksasa bernama “Diego” resmi terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Hari Raya Iduladha 2026 mendatang. Tidak tanggung-tanggung, bobot si Diego ini mencapai angka yang fantastis, yaitu 1,08 ton (1.080 kilogram)!
​
Diego merupakan sapi hasil kejelian dan kerja keras Bapak Yuswardi, seorang peternak sukses asal Desa Cilaja. Terpilihnya Diego tentu bukan kebetulan, melainkan setelah lolos dari rangkaian proses seleksi yang sangat ketat oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kuningan.
​
“Saya merasa sangat bahagia dan bangga. Sapi Limosin yang saya pelihara selama tiga tahun ini akhirnya terpilih menjadi hewan kurban pilihan Presiden Prabowo tahun ini,” ungkap Pak Yuswardi penuh haru saat ditemui di peternakannya, Minggu (10/5/2026).
​Dapat Perawatan "VIP" bak Artis
​Sejak menyandang status sebagai sapi kepresidenan, perlakuan yang diterima Diego pun langsung berubah jadi super VIP. Pak Yuswardi memberikan perawatan ekstra ketat demi menjaga kondisi kesehatan sang sapi raksasa agar tetap prima hingga hari H penyembelihan.
​Beberapa perawatan intensif yang diterima Diego antara lain:
​
Mandi Dua Kali Sehari: Diego rutin dimandikan setiap pagi dan sore hari agar fisiknya selalu bersih.
​
Sterilisasi Kandang: Pembersihan kandang dilakukan secara berkala dan rutin setiap hari.

​Cek Kesehatan Rutin: Bagian fisik vital seperti area mulut, mata, hingga kaki diperiksa secara detail untuk memastikan Diego bebas dari penyakit atau kecacatan fisik.

​Pak Yuswardi mengaku prioritas utamanya saat ini adalah menjaga kebersihan fisik dan lingkungan tempat tinggal Diego. Beliau juga berharap kesuksesan ini bukan yang terakhir. 


"Saya berharap tahun depan ada lagi sapi dari peternakan kami yang kembali terpilih menjadi sapi kurban presiden," tambahnya optimis.

​Didistribusikan untuk Masyarakat Kuningan
​Jika tidak ada perubahan jadwal, sapi seberat lebih dari satu ton ini nantinya akan diserahkan kepada petugas di Masjid Syiarul Islam Kuningan untuk proses penyembelihan pada hari raya Iduladha.

​Kabar baiknya, daging kurban dari Presiden Prabowo ini nantinya bakal langsung didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitaran wilayah Kuningan.

​Sebuah prestasi yang luar biasa dari peternak lokal Desa Cilaja. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi para peternak lain di Kuningan untuk terus menghasilkan hewan ternak berkualitas premium!. (NC/RC)

Sempat Mangkrak, KDMP Cilaja Kini Mulai Bergerak di Bawah Kepemimpinan Cecep Yogi Iskandar


CILAJA, NINGAL CILAJA – Kabar segar datang dari roda organisasi di Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Komite Dokumentasi dan Media Publikasi (KDMP) Desa Cilaja dilaporkan mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dan mulai bergerak melakukan pembenahan pelan-pelan pada Rabu, 20 Mei 2026.

​Seperti yang diketahui oleh masyarakat, aktivitas KDMP Cilaja sempat mengalami kepasifan atau mangkrak selama beberapa waktu ke belakang akibat adanya beberapa kendala teknis dan internal. Namun saat ini, di bawah kepemimpinan ketua baru, Bapak Cecep Yogi Iskandar, organisasi ini siap ditata ulang demi kemajuan desa.

​

Pembenahan Administrasi dan Pembentukan Pengurus Baru

​Langkah awal yang kini tengah digenjot oleh kepengurusan Pak Cecep Yogi Iskandar adalah fokus pada penataan internal. Segala macam urusan administrasi yang sempat terbengkalai kini mulai diproses kembali secara legal dan rapi.

​Selain itu, struktur keanggotaan baru juga mulai dibentuk untuk mengisi pos-pos penting di dalam organisasi. Langkah ini diambil agar mesin organisasi bisa kembali berjalan secara optimal dengan semangat yang baru.

​Lebarkan Sayap: Gandeng BUMDes Cilaja

​Tak butuh waktu lama setelah diaktifkan kembali, KDMP Cilaja langsung mengambil langkah strategis. Guna memperkuat kontribusinya bagi desa, KDMP kini mulai melebarkan sayapnya dengan menjalin kerja sama erat bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cilaja.

​Sinergi antara KDMP dan BUMDes ini diharapkan mampu mendongkrak publikasi dan pemasaran potensi-potensi usaha yang dikelola oleh desa, sehingga dapat berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat Cilaja.

​Pembangunan Fisik Gedung Masih Stagnan

​Meski geliat aktivitas keorganisasian, administrasi, dan kerja sama kemitraan sudah berjalan positif, kondisi berbeda terlihat pada fasilitas fisik. Berdasarkan pantauan lapangan, progres fisik bangunan gedung KDMP Cilaja saat ini terpantau masih stagnan alias belum mengalami perubahan berarti.

​Kendati demikian, pihak pengurus menegaskan bahwa proses perencanaan dan koordinasi terkait kelanjutan bangunan tersebut masih terus berjalan di latar belakang. Pembenahan organisasi sengaja didahuluan agar saat infrastruktur siap, pondasi SDM (Sumber Daya Manusia) di dalamnya sudah matang dan siap langsung tancap gas.

​Mulai bergeraknya kembali KDMP di bawah komando Pak Cecep Yogi Iskandar ini membawa angin segar dan harapan baru bagi warga Desa Cilaja. Masyarakat berharap, aktifnya kembali organisasi ini dapat menjadi wadah yang menjembatani komunikasi, publikasi potensi desa, serta keterbukaan informasi yang lebih baik di lingkungan Kecamatan Kramatmulya. (NC/Red)

Saksi Bisu Sejarah: Pohon Ambit Berusia Ratusan Tahun di Situ Cimanangga Tumbang!

Video Full

KUNINGAN, NINGAL CILAJA – Sebuah pohon Ambit berukuran raksasa yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun di kawasan objek wisata Situ Cimanangga, Desa Cilaja, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, dilaporkan tumbang. Peristiwa runtuhnya pohon ikonik yang menjadi saksi sejarah desa tersebut terjadi pada Senin malam, 18 Mei 2026.

​Tumbangnya pohon purba ini diduga kuat akibat faktor usia pohon yang sudah tua ditambah guyuran hujan lebat serta angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kramatmulya dan sekitarnya sejak sore hari.

​Terdengar Suara Patahan Hebat di Tengah Malam

​Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh tim Ningal Cilaja dari warga setempat, detik-detik tumbangnya pohon Ambit ini sempat mengejutkan warga sekitar Situ Cimanangga.

​Salah seorang warga mengaku mendengar suara gemuruh dan patahan kayu yang sangat keras di tengah keheningan malam.

​"Waktu itu sekitar pukul 23.00 WIB (11 malam), kondisi luar sedang hujan lebat sekali. Tiba-tiba terdengar suara kretek-kretek keras seperti kayu patah, disusul suara hantaman ke tanah. Ternyata besok paginya dilihat pohon Ambit yang di dekat situ sudah ambruk," ujar salah satu warga desa Cilaja kepada Ningal Cilaja.


​Beruntung, karena peristiwa terjadi pada larut malam dan dalam kondisi cuaca buruk, tidak ada warga atau pengunjung yang berada di sekitar lokasi. Kejadian ini dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa, namun bagian batang pohon yang besar tampak terbelah dan porak-poranda di area sekitar akar.

​Kehilangan "Saksi Bisu" Sejarah Desa

​Tumbangnya pohon Ambit ini menyisakan rasa kehilangan bagi masyarakat Desa Cilaja. Bagi warga setempat, pohon raksasa ini bukan sekadar tanaman biasa, melainkan salah satu ikon pemandangan di Situ Cimanangga yang sudah ada sejak generasi kakek-nenek mereka. Banyak warga yang kerap memanfaatkan keteduhan pohon ini saat berkunjung ke situ.

​Hingga berita ini diturunkan, kondisi pohon yang tumbang masih berada di lokasi dan menjadi perhatian warga sekitar yang penasaran ingin melihat langsung sisa-sisa pohon ratusan tahun tersebut. Warga berharap pihak terkait segera melakukan penanganan atau evakuasi terhadap batang pohon agar area Situ Cimanangga bisa kembali rapi dan aman digunakan. (NC/Red)

PERKENALAN NINGAL CILAJA 2024


Ningal Cilaja adalah sebuah akun independen yang didirikan sejak tahun 2022 dengan tujuan mulia untuk mendukung dan memajukan masyarakat Desa Cilaja. Meskipun sempat mengalami kendala dan terhapus pada tahun 2023, akun ini bangkit kembali pada tahun yang sama dengan semangat yang lebih kuat. Ningal Cilaja berkomitmen untuk memberikan informasi, edukasi, dan inspirasi bagi seluruh warga desa, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di Desa Cilaja.


https://www.facebook.com/kartun.cilaja?mibextid=ZbWKwL

https://www.instagram.com/ningalcilaja?igsh=MWc0Y3RxMXFpcHI1cw==

https://youtube.com/@ningalcilaja2023?si=OqCkfv-RADgx0Tw3

https://www.tiktok.com/@ningalcilaja?_t=8o75Ulg44UJ&_r=1

https://www.facebook.com/ningalcilaja?mibextid=ZbWKwL

SANTUNAN ANAK YATIM PIATU 2024

SANTUNAN ANAK YATIM PIATU OLEH IBU IBU MUSLIMAT 2024 TEMBUS 33 JUTA DI CILAJA

Alhamdulillah, Ibu-Ibu Muslimat Masjid Al Hidayah Cilaja telah menyelenggarakan acara santunan anak yatim piatu dengan total donasi sebesar 33 juta rupiah. Acara ini diikuti oleh seluruh dusun di Desa Cilaja, Kuningan, Jawa Barat. Semoga keberkahan dan kebahagiaan senantiasa menyertai kita semua. Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan mulia ini.

(17-Juli-2024)
Berikut dokumenternya.

​Saksi Bisu Lintas Generasi Tumbang: Riwayat Pohon Ambit Ratusan Tahun di Situ Cimanangga Cilaja​

​ CILAJA — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti kawasan wisata alam Situ Cimanangga, Desa Cilaja. Sebuah pohon pus...