CILAJA — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti kawasan wisata alam Situ Cimanangga, Desa Cilaja. Sebuah pohon pusaka dan legendaris, yakni Pohon Ambit yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun, dilaporkan tumbang hingga tercerabut sampai ke akar-akarnya. Peristiwa mengejutkan ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi sepanjang malam (19/5).
Bagi masyarakat setempat, Pohon Ambit ini bukan sekadar tanaman peneduh biasa. Ia merupakan "Saksi Bisu" sejarah yang kokoh berdiri melindungi mata air situ dari zaman ke zaman, melintasi berbagai generasi di Desa Cilaja. Faktor usia yang sudah sangat tua berpadu dengan hempasan cuaca ekstrem disinyalir menjadi penyebab utama tumbangnya sang raksasa hijau ini.
Aksi Cepat Tanggap: Gotong Royong Warga CilajaMendengar kabar tumbangnya ikon desa tersebut, sejak pagi buta warga Desa Cilaja langsung berbondong-bondong memadati area Situ Cimanangga. Tanpa menunggu komando formal, suasana di lokasi segera berubah menjadi medan gotong royong yang sarat akan nilai kekeluargaan. Warga datang membawa peralatan lengkap, mulai dari parang, arit, hingga beberapa unit gergaji mesin (chainsaw) untuk mempercepat proses evakuasi.
Batang pohon yang berdiameter raksasa dan sangat keras itu dipotong secara bertahap menjadi gelondongan-gelondongan kecil agar akses jalan di sekitar kawasan situ bisa segera pulih. Sementara itu, dahan dan ranting yang lebat disisir rapi agar tidak menyumbat aliran air atau mengotori keindahan panorama Situ Cimanangga yang menjadi kebanggaan desa.
Beberapa tahapan pembersihan yang dilakukan warga di lapangan antara lain:
- Penyisiran Akses: Warga bergerak cepat membersihkan ranting lebat yang menutup jalur utama perlintasan di sekitar tempat kejadian.
- Pembelahan Batang Utama: Menggunakan gergaji mesin (chainsaw) berdaya tinggi untuk memotong kayu purba menjadi bagian-bagian kecil agar mudah dipindahkan.
- Sterilisasi Aliran Air: Fokus utama diarahkan agar serpihan puing kayu tidak mengotori ekosistem air jernih di Situ Cimanangga.
POHON RATUSAN TAHUN DICILAJA KLIK UNTUK PUTAR VIDEO
Kehilangan Mendalam dan Imbauan KewaspadaanMeskipun proses pembersihan puing berjalan lancar dan kondusif, raut wajah kehilangan tidak bisa disembunyikan dari para sesepuh dan warga lokal. Banyak memori masa kecil, cerita tutur rakyat, dan nilai nostalgia yang melekat erat pada keberadaan pohon ratusan tahun tersebut. Kini, area Situ Cimanangga tampak sedikit berbeda tanpa kehadiran tajuk hijaunya yang rindang.
Pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat turut mengimbau kepada seluruh warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar rumah. Mengingat cuaca ekstrem, angin kencang, dan hujan deras masih berpotensi terjadi belakangan ini, keselamatan diri dan keluarga harus tetap menjadi prioritas utama.
Kebersamaan yang ditunjukkan warga dalam evakuasi hari ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong di Desa Cilaja masih sangat kental dan terjaga dengan baik.